Tuesday, January 17, 2006

Kue Lumpur

Sore2 chat sama Tante Ellen, blio nanyain resep kue lumpur, eh kok kayaknya enak ya.. hujan2 begini.. inget2 Bunda masih punya banyak kentang. Ya udah, pamit bentar ama anak2 yang lagi main di depan TV.. dan 30 menit kemudian.. tadaaaaa... yummy deh.. ayok yok dicoba yok...




Kue Lumpur

Bahan:
150 gr gula pasir
250 gr tepung terigu
500 gr kentang, kukus dan haluskan
100 gr minyak sayur
3 kuning telur
2 putih telur
500 ml santan Kara (300 santan Kara+200 air), rebus, dinginkan
1 sdt vanilli
1 sdt garam

Cara membuat:
Kocok gula dan telur sampai putih dan mengembang.
Masukkan garam dan vanilli sambil terus dikocok.
Setelah rata masukkan santan, kocok dengan kecepatan rendah.
Masukkan kentang halus, aduk rata. Masukkan terigu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
Terakhir tambahkan minyak sayur.
Cetak pada cetakan kue lumpur.
Bakar di atas api, atau panggang di oven. 10-15 menit.

untuk variasi:
atasnya bisa diberi irisan nangka, pisang rebus, kismis atau kelapa muda.


resep asli: mbak Ita Belanda,
modified by Inong.

7 comments:

  1. Anonymous6:26 AM

    Hello Mbak,
    Saya temukan resep kue lumpur mbak dan pingin coba bikin sendiri. Tapi karena saya tinggal di Dublin dan tidak tahu dimana bisa beli cetakan kue lumpur jadi saya mau tanya, bagaimana kalau saya pakai cetakan muffin dan kalau dimasak di oven dengan suhu berapa celcius? resep Mbak cuman beri tahu lamanya tapi tidak suhunya. Terima kasih sekali kalo mbak bisa kasih tahu . Anty Harton

    ReplyDelete
  2. Anonymous6:33 PM

    Makasih ya mba Inong utk resep kue lumpurnya. Moga smua ibadah mba Inong diterimaNYA.Amin

    ReplyDelete
  3. Terimakasih bunda..Semoga resep2 Bunda selalu berguna buat semua orang..Dan semoga Bunda mendapatkan tempat yang lebih Indah disana..Amin.
    Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang | morat marit | cah bagoes | oes tsetnoc

    ReplyDelete
  4. makasih resepnya untuk berbagi, silahkan mampir di blog saya

    ReplyDelete
  5. It can't work in fact, that is exactly what I believe.

    ReplyDelete